6 Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup Dan Penyebabnya - celotehpraja.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup Dan Penyebabnya

Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup Serta Penyebabnya

Berikut ini adalah contoh kasus pencemaran lingkungan hidup dan penyebab terjadinya pencemearan lingkungan hidup, baca yuukk
1. Pencemaran Lingkungan Hidup Kasus Smog Los Angeles : tahun 1950 an
2. Pencemaran Lingkungan Hidup Kasus minamata – Jepang (diulas secara mendalam oleh Harada Masazumi, “tragedi minamata”, 2005)
3. Pencemaran Lingkungan Hidup Global : salah satu masalah lingkungan hidup secara global yang dapat mengancam keidupan umat manusia adalah pemanasan global

6 Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup Dan Penyebabnya
Gambar: 6 Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup Dan Penyebabnya

1. Kasus Lingkungan Pencemaran Hidup di Smog Los Angeles 

Tahun 1950 an, los angeles mengalami “smog”, yakni asap yang menebal yang menyerupai kabut menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit misterius seperti yang menyerang ayam, sapi, dan domba mati. Keadaan inilah yang mengilhami terbitnya buku “The Silent Spring” (Musim Semi Yang Sunyi). Oleh Rachel Carson, 1962 yang menggambarkan betapa para petani berbicara tentang banyaknya penyakit dalam keluarganya, para dokter menyaksikan penyakit baru yang muncul pada pasiennya, dll.

2. Kasus Lingkungan Pencemaran Hidup di Minamata – Jepang 

Diulas secara mendalam oleh Harada Masazumi, “tragedi minamata”, 2005, yaitu timbulnya penyakit baru di teluk minamata Jepang, laporan 1955 dan 1956, yang menyerang manusia dan hewan, seperti tulang penderita menjadi “rapuh”. Yang kemudian (1968) diketahui, ternyata penyebab dari limbah industri, termasuk pupuk pertanian.

3. Contoh Kasus Pencemanaran Lingkungan Hidup Global

Salah satu masalah lingkungan hidup secara global yang dapat mengancam keidupan umat manusia adalah pemanasan global, yaitu naiknya intensitas efek rumah (Greenhouse Effect) yang disebabkan meningkatnya gas (CO2) dalam atmosfir (astmosphere) selimut bahan, gas berupa udara, yakni bahan udara di sekeliling bumi (yang merupakan bagian tak terpisahkan dengan “biosphere” dan “ecosphere” yang dapat menunjang kehidupan) yang juga disebut “gas rumah kaca” (GRK). Dampak rumah kaca ini pada prinsipnya diakibatkan pembakaran dalam berbagai kegiatan manusia (pabrik, transportasi, dll). Catatan : secara filosofis, sumber masalah lingkungan (al) : tidak tahu, tidak mampu, dan tidak peduli untuk mencegah/mengatasinya

4. Negara Maju dan Negara Miskin 

Meskipun secara ekologis bumi ini dipandang sebagai suatu ekosistem besar, namu adanya perbedaan karakteristik negara-bangsa-bangsa antara negara maju dengan negara berkembang membawa pula karakteristik pada masalah lingkungan hidup yang dihadapi masing-masing negara yang bersangkutan. Negara maju : masalah lingkungan hidup yang dominan dihadapi/negara-negara maju adalah pencemaran lingkungan hidupa pada SDA tanah, air dan udara akibat kemajuan industri (dalam arti luas).

5. Masalah lingkungan hidup yang dihadapi pada dunia/negara-negara berkembang

Pada Negara-Negara berkembang didominasi oleh perusakan lingkungan hidup terutama pada lahan, hutan dsb. Serta pencemaran lingkungan dari limbah domestik (rendah biaya dan iptek). Jadi kemajuan dan keterbelakangan sama-sama menimbulkan LH, meskipun dengan sumber penyebab dan karakteristik yang berbeda. Selain akibat perbuatan manusia, masalah lingkungan hidup juga dapat terjadi karena alam yang juga besar akibatnya pada kehidupan manusia (sosiosistem). Letusan gunung api, gempa bumi dan Tsunami (gelombang) pasang merupak bagian dari peristiwa alam yang membawa masalah lingkungan hidup bahkan kemusnahan.

6. Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup Letusan gunung tambora 1816, 

Letusan gunung tambora 1816 mengakibatkan 90.000 orang meninggal; Tsunami NTT 1994, bahorok sumatera utara 2003, dan gempa tsunami aceh/thailand/srilangka 2004 yang menyebabkan ratusan ribu jiwa meninggal, gempa bumi DIY dan beberapa daerah selatan jawa 27 mei 2006, dll. Merupakan sebagian kecil dari begitu banyak peristiwa alam yang membawa malapetaka bagi kehidupan manusia. Semburan/banjir, Lumpur panas sidoarjo jatim akhir 2005-sekarang juga didominasi oleh faktor alam, meskipun terjadinya dengan campur tangan manusia.

Banjir yang sering terjadi akhir-akhir ini dan sangat merugikan kehidupan manusia (desa-kota). Banjir bandang yang melanda DKI Jakarta, tahun 2002 dan masih terus berlangsung, dan beberapa daerah lainnya (depok, bandung, samarinda, dll) merupakan bagian kecil dari fenomena ini.

Sepintas adalah peristiwa alam tetapi sesungguhnya merupakan perpaduan dari (akumulasi) antara pengaruh aktivitas manusia dengan peristiwa alam, baik pada negara maju maupun pada negara berkembang/miskin. Penimbunan atau bangunan pada situs kantong-kantong resapan air di daerah kota, dan semakin berkurangnya hutan secara kuantitas dan kualitas akibat kegiatan dari manusia, merupakan faktor penyebab fenomena ini.

Sekian dan terimakasih tentang Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup Dan Penyebabnya, semoga dapat bermanfaat.