Pengenalan Singkat Tentang Suku Buol Mulai Dari Bahasa, Sejarah, Sistem, Adat, Sumber Penghasilan dan Mopalus - celotehpraja.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengenalan Singkat Tentang Suku Buol Mulai Dari Bahasa, Sejarah, Sistem, Adat, Sumber Penghasilan dan Mopalus

Suku Buol adalah etnis bangsa yang ada di kabupaten Toli-Toli propinsi Sulawesi tengah. Kemunculan warga Buol menyebar di sejumlah kecamatan misalnya di Biau, Bunobugu, Paleleh dan Momunu, sejumlah kecil menyebar ke wilayah dekat daerah Gorontalo.

Suku Buol mempunyai kearifan adat sebagai rutinitas dan ada hubungannya dengan perlindungan (SDA) sumber daya alam, baik misalnya tanah, air, alam dan rimba.

Bahasa Resmi Suku Buol

Bahasa yang dipakai Suku Buol ialah bahasa Buol. Bahasa tersebut berkerabat dengan bahasa Toli-Toli dan serupa/mirip dengan bahasa Gorontalo. Karena ada keserupaan bahasa di antara Buol dengan Gorontalo, suku Buol kerap dipandang seperti sub-suku Gorontalo.

Pengenalan Singkat Tentang Suku Buol Mulai Dari Bahasa, Sejarah, Sistem, Adat, Sumber Penghasilan dan Mopalus
Pengenalan Singkat Tentang Suku Buol Mulai Dari Bahasa, Sejarah, Sistem, Adat, Sumber Penghasilan dan Mopalus

Sejarah Singkat Kerajaan Suku Buol

Dulu di daerah suku Buol ada sebuah kerajaan yang namanya Kerajaan Buol. Hingga diprediksi jika orang Buol sebagai turunan beberapa orang dari Kerajaan Buol. Sistem penggolongan dalam warga suku Buol menguatkan sangkaan atas asal mula mereka seperti di bawah ini:

  • Golongan atau Kelompok  keluarga raja (tan poyoduiya)
  • Golongan atau Kelompok bangsawan yang memiliki jalinan famili dekat sama raja (tan wayu)
  • Golongan atau Kelompok yang pertalian famili dengan raja telah jauh (tan wanon)
  • Golongan atau Kelompok masyarakat (taupat)
  • Golongan atau Kelompok budak, yakni orang yang menyalahi adat atau kalah perang

Pada periode kerajaan tiap kelompok bisa terbedakan dengan atribut bajunya. Sampai agama Islam masuk sistem penggolongan warga telah banyak ditinggal. Dan sekarang ini, sistem penggolongan warga suku Buol lebih didasari pada status tingkat pendidikan.

Sistem Keyakinan dan Kepercayaan Di Suku Buol

Sekarang ini sebagian besar warga suku Buol beragama Islam dan sebagai pengikut Islam yang patuh. Tuntunan agama Islam punya pengaruh kuat di kehidupan mereka. Tapi beberapa unsur keyakinan awalnya masih tetap menempel di kehidupan warga Buol, misalnya masih yakin jika alam gaib punya pengaruh di kehidupan dan hasil panen mereka. Mereka takut pada beberapa tempat sakral dan kerap cari bantuan dukun untuk menyembuhkan anggota mereka yang sakit seperti menyingkirkan beberapa roh jahat.

Sistem Pemerintah dan Adat Istiadat Suku Buol

Dalam warga Buol ada sistem pemerintah tertentu, yakni:

  1. Ta Bwulrigan (orang yang digotong)
  2. Seorang yang dipilih jadi kepala pemerintah adat dan pembantunya untuk mengurusi masalah-urusan pemerintah dan kemasyarakatan.
  3. Ta Mogutu Bwu Bwulrigon (pencipta usungan)
  4. Pencipta ketetapan adat (pengambil keputusan sekaligus menunjuk kepala pemerintah).
  5. Ta Momomayungo Bwu Bwulrigon (orang yang menaungi usungan)
  6. Pengayom warga dan penegak hukum adat/ penopang adat yang disebutkan hukum Duiyano Butako.
  7. Ta Momulrigo Bwu Bwulrigon (pengusung usungan), Yang meyakinkan semua warga adat untuk patuh dan taat pada hukum adat.

Sistem pencaharian / Sumber Penghasilan Di Suku Buol

Mayoritas warga suku Buol bertani dan berkebun. Disamping itu mereka menanam kelapa dan cengkeh, mangumpulkan rotan, damar, kayu manis, dan gula merah sebagai pencaharian dan sumber penghasilan. Sedang sementara warga Buol yang tinggal di wilayah pesisir adalah nelayan. Karier lain ialah pedagang, guru dan lainnya.

Adat Mopalus Suku Buol

Mopalus sebagai satu adat berbentuk aktivitas menuntaskan satu tugas secara bersama atau dalam bahasa Indonesianya ialah bergotong-royong. Mopalus biasa dijalankan suku Buol di saat memproses tempat perkebunan atau persawahan, mulai dari menyiapkan tempat sampai memetik hasil.

Disamping itu mopalus dilakukan di saat ada masyarakat yang memerlukan bantuan. Bantuan itu bisa berbentuk membuat atau membenahi rumah, membuat atau membenahi saluran air dan jalan, penyiapan acara pesta perkawinan atau sukuran.

Sampai disini anda telah membaca informasi terkait dengan Pengenalan Singkat Tentang Suku Buol Mulai Dari Bahasa, Sejarah, Sistem, Adat, Sumber Penghasilan dan Mopalus semoga dapat berguna dan bermanfaat.