Mengenal Suku Buru Di Maluku Dari Bahasa, Sistem Kepercayaan, Ciri khas dan Rumah Adat - celotehpraja.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Suku Buru Di Maluku Dari Bahasa, Sistem Kepercayaan, Ciri khas dan Rumah Adat

Uraian Singkat Histori dan Budaya Suku Buru

Suku Buru adalah etnis yang menempati pulau Buru dan beberapa Kepulauan Maluku yang lain. Pulau Buru ini berada di Kepulauan Maluku dan sebagai salah satunya yang paling besar dari sana. Pada umumnya pulau Buru ini sebagai bukit-bukit dan pegunungan. Dulu Pulau ini dikenali sebagai pulau pengisolasian untuk beberapa tahanan politik pada jaman pemerintah Orde Baru Presiden Soeharto.

Warga Buru menyebutkan dirinya sendiri sebagai Gebfuka (Orang Dunia) atau Gebemliar (Orang Tanah). Ada tiga argumen kenapa mereka menyebutkan dianya sendiri dengan panggilan itu, yakni:

  1. Suku Buru ialah suku pribumi yang tinggal pada Pulau Buru di Kepulauan Maluku.
  2. Kehidupan mereka benar-benar dekat sama tanah, maknanya jika mata pencaharian warga suku Buru ialah bertani dan berkebun.
  3. Suku Buru ialah pemburu yang ulung. Mereka memburu dengan memakai senjata tradisionil yang berbentuk parang lempeng dan tombak.

Mengenal Suku Buru Di Maluku Dari Bahasa, Sistem Kepercayaan, Ciri khas dan Rumah Adat
Mengenal Suku Buru Di Maluku Dari Bahasa, Sistem Kepercayaan, Ciri khas dan Rumah Adat

Bahasa Asli Suku Buru

Suku Buru berbicara dengan memakai bahasa Buru. Disamping itu mereka memakai bahasa Melayu Ambon dengan logat khas Buru.

Sistem Kepercayaan Suku Buru

Suku Buru mayoritas masih menjaga agama kepercayaan tradisionil, yakni masih menyembah beberapa benda dan beberapa roh (animisme dan dinamisme) dan penganutnya menyebar di semua Pulau Buru. Disamping itu ada banyak pengikut kepercayaan lain.

Di sisi selatan Pulau Buru, mayoritas warganya beragama Islam sementara di sisi utara, warganya banyak beragama Kristen Protestan. Di sisi tengah Pulau Buru ini yang berpedoman sistem kepercayaan animism dan dinamisme. Mereka lakukan penyembahan pada dewa paling tingginya, Opo Hebe Snulat dan utusan-Nya, Nabiat.

Ciri khas Warga Buru

Warga suku Buru mempunyai ciri khas dari cara penggunaan nama dan marga sebagai identitas turunan dari Suku Buru. Marga yang kerap dipakai ialah marga Lesnussa, Latbual, Nurlatu, Lehalima, Wael dan Sigmarlatu.

Rumah Adat Suku Buru

Rumah Adat warga Buru berbentuk rumah pentas yang dibuat dari bambu dengan atap alang-alang atau daun kelapa.

Sekian tentang Mengenal Suku Buru Di Maluku Dari Bahasa, Sistem Kepercayaan, Ciri khas dan Rumah Adat semoga berguna dan bermanfaat