Arti, Unsur dan Jenis Kelompok Tari Kreasi serta Gerak Lambat, Cepat & Sedang Didalamnya - celotehpraja.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Arti, Unsur dan Jenis Kelompok Tari Kreasi serta Gerak Lambat, Cepat & Sedang Didalamnya

Pengertian Gerak Tari Kreasi, Unsur-unsur dari Gerak tari, Mengolah Gerak Berdasarkan Hitungan Lambat, sedang dan cepat


Ada dua masalah menarik dalam dunia pertunjukan seni tari khususnya yang menyangkut pelaku utama seninya (kreator atau penari), yakni: menari dan menata tari. Menari pada dasarnya adalah mengekspresikan berbagai hal mengenai perasaan melalui gerak tari yang tentunya memiliki tujuan berdasarkan keinginan, daya cipta, kreativitas, imajinasi, dan interpretasi dari pelakunya.

Adapun menata tari adalah proses seniman dalam membuat dan mengembangkan karya-karya tarinya, baik karya tari baru maupun karya tari pengembangan dari yang sudah ada (tari tradisional). Pernahkah kamu belajar beberapa gerak tari? Apakah kamu melakukan beberapa gerakan tari? Kemudian apakah kamu lupa dalam melakukan gerakan pada saat pertunjukan berlangsung? Pada saat menari, seorang penari memerlukan sebuah konsentrasi yang baik dalam membawakan tarian sehingga tidak mudah lupa untuk memeragakan gerak sesuai urutannya.Akan tetapi, ketika seorang penari lupa dalam membawa sesuai urutannya, seorang penari dapat melakukan gerakan spontanitas yang sering disebut gerakan improvisasi. Gerak improvisasi adalah sebuah ekspresi gerak spontanitas atau sebuah bentuk gerak baru yang dilakukan oleh seorang penari pada saat lupa dari urutan penyajian tari yang sudah dibakukan. Gerak improvisasi bentuk geraknya dapat berbeda dengan bentuk gerak yang sudah dibakukan sebelumnya.
Pernahkah kamu mendengar karya tari kreasi? Kemudian pernah kamu melihat salah satu pertunjukan tari kreasi? Apakah yang membedakan antara tari tradisional dengan tari kreasi?
Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang

A. Pengertian Gerak Tari Kreasi

Indonesia adalah salah satu negara yang sangat kaya akan budayanya, termasuk kekayaan seni tari di dalamnya. Dalam perkembangannya, kalian pasti pernah melihat beberapa jenis pertunjukkan tari yang dipentaskan di suatu kegiatan tertentu baik dalam kegiatan upacara masyarakat, hiburan maupun sebuah pertunjukan seni tari di gedung pertunjukan.

Berdasarkan beberapa jenis pertunjukan tari yang pernah kamu lihat, pasti di antaranya dapat dikelompokan sebagai tari kreasi dengan konsep pengembangan gerak, baik dari pengembangan gerak tradisional maupun nontradisional (lepas dari gerak-gerak tradisional).

Coba kamu cermati bagan di bawah ini. Dalam pengelompokannya, jenis tari menurut pola garapnya tebagi menjadi dua bagian besar, yakni tari tradisional dan tari kreasi. Tari tradisional terbagi lagi kedalam dua bagian, yaitu tari tradisional rakyat dan klasik, sedangkan tari kreasi dapat dikelompokan lagi ke dalam dua kelompok besar, yaitu tari kreasi yang geraknya berangkat dari nilai-nilai tradisi dan tari kreasi yang geraknya berangkat lepas dari nilai-nilai tradisi.

Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang
pengelompokannya, jenis tari menurut pola
Cobalah kamu perhatikan contoh-contoh gambar tari berikut, kemudian analisis bentuk gerak yang ditampilkan berdasarkan pengelompokan gerak menurut jenis pola garapnya seperti yang telah dijelaskan di atas. Apakah gambar tersebut termasuk gerak tari tradisional rakyat dan tari tradisional klasik atau termasuk tari kreasi dengan pengembangan gerak dari nilai-nilai tradisi atau lepas dari tradisi. Silahkan diskusikan dengan teman sekelompok kamu.

Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang

Gambar di atas adalah salah satu contoh gerak tari yang berjudul tari merak karya Rd. Tjetje Somantri. Ide gerak diciptakan oleh sang koreografer. Sang koreografer mengembangkan gerak dari gerak tradisional yang berkembang dari daerah Jawa Barat. Tarian merak adalah salah satu tari kreasi baru Sunda (Jawa Barat) yang menirukan gerak dan perilaku burung merak jantan yang memerlihatkan keindahan sayapnya. Tari merak memiliki karakter lincah sesuai dengan karakter burung merak itu sendiri.
Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang

Gambar 5.11 dan 5.12 adalah salah satu contoh gerak tari kreasi gaya Melayu yang mengolah lagu zapin menjadi tari kreasi. Ide gerak yang diciptakan mengembangkan gerak-gerak tari melalui dan pengemasan geraknya lebih banyak mengolah ritmik dari musik lagu joged Melayu.
Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang

Pada gambar tersebut adalah salah satu contoh gerak tari dari rumpun tari Jaipongan. Karya tari Jaipongan pertama kali dipopulerkan oleh Gugum Gumbira. Ide gerak diciptakan sang koreografer yang mengembangkan gerak dari gerak tari tradisional rakyat yang berkembang dari berbagai daerah di Jawa Barat. Gerak tersebut pada awalnya adalah salah satu gerak yang terdapat pada penyajian tari pergaulan yang memiliki fungsi sebagai tari hiburan.
Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang
Contoh gerak tari kreasi baru
Gambar 5.15 adalah salah satu contoh gerak tari kreasi baru yang pengolahannya lebih banyak mengembangkan gerak-gerak baru sesuai dengan kebutuhan tema garapan. Koreografer tidak terlalu berpijak pada pola gerak tari tradisional. Akan tetapi lebih banyak menggali gerak untuk kebutuhan ungkapan ekspresi gerak atau gerak untuk kebutuhan menyampaikan pesan.
Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang

Gambar 5.16 adalah salah satu contoh gerak tari kreasi baru yang konsep pengolahannya hampir sama dengan pola gerak pada gambar 5.15 yang lebih banyak mengembangkan gerak-gerak baru sesuai dengan kebutuhan tema garapan. Koregrafer tidak terlalu berpijak pada pola gerak tari tradisional, tetapi lebih banyak menggali gerak untuk kebutuhan ungkapan ekspresi gerak atau gerak untuk kebutuhan menyampaikan pesan.

B. Pengelompokan Jenis Gerak Tari 

Cobalah kamu tonton beberapa pertunjukan tari, kemudian amati secara teliti tentang peristiwa gerak pada pertunjukan tari tersebut. Pada saat kalian mengapresiasi pertunjukan tersebut, pasti kamu mengamati berbagai variasi bentuk gerak tari. Pengamatan dari beberapa bentuk gerak tari tersebut, sebetulnya memiliki pengelompokan gerak secara khusus.

Oleh karena itu, perlu kita pahami, dalam sebuah penyajian tari terdapat beberapa gerak yang memiliki nilai estetika tertentu. Coba kamu amati bagan berikut yang menjelaskan pengelompokan tari menurut jenis geraknya.

Pengelompokan tersebut dibagi menjadi dua bagian, yakni gerak murni dan gerak maknawi. Kamu tentu pernah mendengar dan belajar tentang kedua jenis gerak tersebut. Gerak murni adalah bentuk gerak yang hanya mementingkan bentuk artistik atau kebutuhan keindahan dari gerak saja (dalam gerak tari Sunda terdapat beberapa istilah gerak capang, adeg-adeg, gerak keupat, dan jenis gerak lainnya yang hanya mementingkan masalah keindahan termasuk bentuk gerak tari kreasi).

Adapun gerak maknawi adalah gerak-gerak yang mengandung makna (contohnya gerak sembah memiliki makna menghormati orang lain, gerak sawang memiliki makna melihat sesuatu yang dipandang jauh jaraknya, dan lain sejenisnya).

Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang
Pengelompokan jenis gerak tari

Selanjutnya, selain masalah pengelompokan jenis gerak yang terbagi menjadi dua bagian, yakni gerak maknawi dan gerak murni. Terdapat satu persoalan lain yang perlu kamu pahami dalam membuat gerak untuk kebutuhan karya tari. Peristiwa gerak yang perlu kamu pahami adalah masalah pola gerak simetris dan asimetris.

Secara definisi, garis gerak yang simetris memiliki watak sederhana, kokoh, tenang, namun akan membosankan bila terlalu sering digunakan. Apabila dilihat, pola gerak pun memiliki kesan fokus sudut pandang seimbang.

Adapun garis gerak asimetris memiliki watak kurang kokoh, tetapi dinamis dan menarik. Apabila dilihat, pola gerak pun memiliki kesan fokus sudut pandang tidak seimbang

Adanya garis gerak yang memiliki perbedaan watak, maka seorang koreografer agar garapannya tetap menarik dianjurkan untuk lebih banyak menggunakan garis-garis tidak simetris.

Selanjutnya, coba kamu amati dan apresiasi beberapa contoh gerak tari yang ditampilkan dalam gambar berikut. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tahapan pembelajaran selanjutnya, sebagai berikut.
  1. Amati setiap bentuk gerak dalam gambar. 
  2. Kelompokan setiap gerak dalam gambar sesuai dengan jenis gerak dalam tari seperti yang telah dijelaskan. 
  3. Saling bekerja sama dengan baik sehingga setiap anggota dapat belajar untuk merasa menjadi bagian dari kelompok belajar.
  4. Sebuah kerja kelompok memerlukan kekompakan, belajar disiplin, dan tanggung jawab, sehingga semua anggota kelompok dapat mempelajari materi gerak yang diinstruksikan guru. 
  5. Bantulah teman kamu yang mengalami kesulitan dalam melatih gerakan sesuai gambar yang diperlihatkan
Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang

C. Unsur-unsur Gerak Tari

Sebelum melangkah pada tahapan mengolah gerak, perlu diingatkan kembali tentang masalah unsur-unsur dari gerak tari. Coba kalian amati gambar di bawah ini. kemudian coba kalian bayangkan jika gambar tersebut hidup sebagai sebuah pertunjukan tari yang saat ini kalian apresiasi. Dalam pemikiran kamu pasti akan melihat beberapa peristiwa gerak yang akan terkait dengan masalah unsur-unsur dari gerak tari, yakni unsur tenaga, waktu, dan ruang.

Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang

Unsur tenaga

dalam sebuah penyajian gerak tari akan terkait dengan masalah dari penggunaan tenaga si penari. Masalah ini akan dapat membedakan karakter tarian yang berbeda, seperti karakter tari halus, tari ladak, dan tari gagah. Salah satu keberhasilan penari di atas pentas dalam membawakan tarian adalah dengan penerapan tenaga secara proporsional, artinya bahwa si penari dapat membawakan tarian pada bagian mana harus menggunakan tenaga besar atau kuat dan pada bagian mana harus menggunakan tenaga lembut atau halus dan sebagainya.

Unsur ruang

secara umum diartikan ke dalam dua hal yaitu (1) ruang sebagai tempat pentas dan (2) ruang yang diciptakan oleh penari (a) Ruang sebagai tempat pentas, yaitu tempat penari dalam melakukan gerakan sebagai wujud ruang secara nyata dan merupakan arena yang dilalui oleh penari saat menari. Pengertian ruang di sini dapat berupa arena dan panggung proscenium atau tempat pertunjukan lainnya. (b) Ruang yang diciptakan oleh penari ketika membawakan tarian.

Gerak yang besar tentu menggunakan ruang yang luas, dan gerak yang kecil akan menggunakan ruangan yang tidak luas. Contohnya ketika penari harus menirukan gerak burung terbang, tentu ruang yang digunakan akan lebih luas atau besar dan akan berbeda ketika penari menirukan gerak semut berjalan, tentu ruang gerak yang digunakan lebih kecil.

Unsur penggunaan waktu

dalam gerak tari, berkaitan dengan penyelesaian sebuah gerakan. Unsur waktu dalam tari terkait dengan masalah ritme atau irama gerak yang dibawakan sekaligus yang mampu memberikan nafas tarian sehingga tari tampak lebih hidup dan dinamis.

Setelah memahami beberapa tahapan, teknik dan prinsip-prinsip dasar dari gerak tari. Tahapan pembelajaran selajuntnya, coba kamu mulai berpikir untuk dapat membuat beberapa ragam gerak tari untuk kebutuhan karya tari setelah melalui tahapan eksplorasi gerak berdasarkan pola hitungan dalam subbahasan selanjutnya.
Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang

Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang

Materi Seni dan Budaya K13 SMA-MA-MAK-SMK Kelas 12

Link terkait Materi Pelajaran Seni dan Budaya Kurikulum 2019 (K13) SMA, MA, MAK, SMK Kelas 12
  1. Ragam Jenis Simbol Seni Rupa Dua Dimensi Serta Nilai Estetisnya
  2. Apresiasi Jenis Simbol dan Nilai Seni Rupa Tiga Dimensi
  3. Konsep Jenis dan Fungsi Seni Musik Tradisional serta Musik Modern
  4. Makna Unsur Simbol dan Proses Kreasi Musik Serta Nilai Estetis
  5. Arti Unsur Jenis Kelompok Tari Kreasi Serta Gerak Lambat Cepat Dan Sedang dalam Tari Kreasi
  6. Unsur Pola Iringan Fungsi dan Jenis Musik Dalam Tari
  7. Konsep Teknik Gagasan Karya Cipta Teater Serta Prosedur Menyusun dan Analisis Naskah Drama
  8. Makna Jenis Fungsi Ragam Simbol Karya Teater Serta Kreasi Ungkapan dan Penampilan

D. Mengolah Gerak Tari Berdasarkan Pola Hitungan Lambat, Sedang, dan Cepat

Dalam mengembangkan gerak tari, kita dapat melakukan dengan beberapa cara sederhana. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengolah gerak berdasarkan pola hitungan. Pada umumnya, pola hitungan dalam satu rangkaian gerak pokok atau peralihan adalah 1 (satu) x 8 (delapan).

Dari 1 (satu) x 8 (delapan) tersebut terdapat beberapa desain gerak yang dapat dilakukan oleh penari dengan tingkat variasi gerak yang relatif beragam. Selain itu, dari 1 (satu) x 8 (delapan) juga kita dapat mengolah gerak dari unsur gerak kepala, badan, tangan, dan kaki.

Selanjutnya, marilah kita latihan bersama-sama untuk dapat mengolah gerak berdasarkan pola hitungan 1 (satu) x 8 (delapan) untuk setiap motif gerak yang dikembangkan.

Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang
Mengolah Gerak Tari Berdasarkan Pola Hitungan Lambat, Sedang, dan Cepat
Gerak yang terdapat pada gambar di atas, coba kamu kembangkan kembali berdasarkan kemampuan masing masing. Kemudian variasikan berdasarkan prinsip gerak tari dengan pola hitungan dalam tempo lambat, sedang, dan cepat.

Ketiga kelompok gerak tari tersebut, mampu melahirkan suatu dinamika penyajian gerak tari sehingga tidak terkesan monoton untuk dinikmati. Akan tetapi, prinsip dasar pengembangannya hampir sama dengan proses pengembangan gerak tari berdasarkan pola hitungan 1 (satu) x 8 (delapan).

Untuk dapat merasakannya langsung, marilah kita latihan bersama agar dapat mengolah gerak berdasarkan pola hitungan 1 (satu) x 8 (delapan) berdasarkan prinsip-prinsip pengembangan tempo gerak, yakni gerak dalam tempo lambat, sedang, dan cepat.

Kamu semua pasti pernah melihat sebuah tarian yang ditampilkan secara utuh berdasarkan urutan penyajian gerak dari awal sampai akhir penyajian tarian. Kalau kamu mengamati dengan baik akan terlihat pengelompokan ragam gerak berdasarkan struktur penyajiannya. Dalam sebuah tarian utuh, gerak tari dapat kita kelompokan seperti bagan di bawah ini.
Arti, Unsur, Jenis Kelompok Tari Kreasi - Gerak Lambat, Cepat Dan Sedang
Pengelompokan gerak tari berdasarkan struktur penyajian
Berdasarkan jenis dan fungsi gerak tari tersebut, gerak pokok adalah gerak yang memiliki tingkat variasi gerak yang berbeda dari gerak yang satu ke gerak lainnya. Adapun gerak peralihan adalah variasi gerak yang terdapat dalam sebuah tarian yang bentuk variasi geraknya dapat memiliki kesamaan desain gerak dengan beberapa gerak lainnya dalam satu penyajian tari secara utuh. Misalnya, dalam satu tarian terdapat 10 gerak tari, dari 10 gerak tari tersebut terdapat beberapa gerak pokok dan gerak peralihan.

E. Rangkuman Tari Kreasi

Gerak dalam jenis tari kreasi, pada dasarnya dapat dikembangkan menjadi beberapa sumber gagasan gerak. Pada umumnya, sumber ide gerak dari tari kreasi dapat berangkat dari pola gerak tari tradisional, atau lepas dari pola gerak dalam tari tradisional.

Sebuah penyajian tari memiliki struktur gerak yang jelas dan dapat kita amati. Keseluruhan gerak tersebut dapat kita kelompokan berdasarkan jenis dan fungsi gerak tari tersebut. Adapun klasifikasi gerak tersebut terbagi pada dua bagian secara umum, yakni kelompok gerak pokok dan kelompok gerak peralihan. Setiap gerak dalam kelompok tersebut memiliki tingkat variasi gerak sesuai dengan fungsi dan jenisnya.

Dalam mengembangkan gerak tari, dapat dilakukan dengan beberapa cara sederhana. (1) Mengembangkan gerak tari berdasarkan pola hitungan 1 (satu) x 8 (delapan). (2) Mengembangkan tari berdasarkan prinsip-prinsip mengolah tempo dalam tari, yakni dengan tempo lambat, sedang, dan cepat. Pengembangan tari tetap berpatokan pada pola hitungan sebagai pegangan dalam melakukan gerak tersebut.

F. Refleksi Tari Kreasi

Setiap orang dapat belajar menari dengan baik, jika ada kemauan untuk berlatih dengan keras. Keberhasilan seseorang dalam belajar menari berawal dari memiliki keinginan untuk bertanya pada guru dan teman, disiplin dalam berlatih, serta dapat bekerja sama dengan teman kelompok.

Hal tersebut merupakan modal dasar yang kuat untuk dapat meraih keinginan dalam menguasai setiap materi pembelajaran tari yang diberikan oleh guru. Kunci utama dari semua itu, kejujuran, disiplin, kerja keras, saling membantu, saling menghargai, dan tidak malu untuk bertanya pada siapa pun yang dianggap dapat membantu kita untuk belajar.