Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Danau Toba Berasal Dari Mana?

Berawal dari pertanyaan sorang teman yang namanya disamarkan menjadi PCSAP bertanya dengan menggantungkan pertanyaannya yaitu "Danau Toba Berasal Dari",  ini merupakan tanda tanya besar dan lumayan membingunkan tetapi pertanyaan semacam ini cuku berguna, mungkin karena dia seorang pendatang baru dan belum tau apa-apa tentang Danau Toba, jadinya bertanya tidak tepat.

Dengan inisiatif disini kita akan menjelaskan dan mungkin sedikit meluruskan pertanyaan ini, mungkin lebih menarik jika di beri judul Asal-Usul Danau Toba ataupun Danau Toba Berasal Dari Daerah Mana?

Ada tiga versi asal usul danau toba yang diulas pada halaman ini yaitu: Asal danau toba menurut masyarakat, Menurut Sains dan Menurut Bemmelen.


Sebenarnya bisa dijawab dengan singkat bahwa Danau Toba Berasal dari daerah Provinsi Sumatera Utara yang didalamnya terdapat beberapa Kabupaten, Yaitu, Kabupaten Toba Samosir, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Karo, dan Kabupaten Dairi. lebih lengkap bila anda melihat letaknya melalui Aplikasi 👉 Google Maps di Hp atau Komputer anda.

Asal Danau Toba Menurut Masyarakat

Ini pasti tidak dapat dilepaskan dari mengembangnya narasi terkait legenda di tempat yang memulai terciptanya Danau Toba.

Legenda di Danau Toba berdasar cerita warga di tempat jadi modal prospektif untuk datangkan turis. Cerita terciptanya Danau Toba tidak dapat dipisah dari cerita Toba dan ikan emas.

Menurut cerita warga, Danau Toba berawal dari pemuda namanya Toba seorang yatim piatu. Setiap harinya dia bekerja sebagai petani dan cari ikan di sungai yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Di suatu hari, saat memancing di sungai Toba memperoleh satu ekor ikan mas memiliki ukuran besar.

Tetapi karena sisik ikan ini kelihatan berkilau dan elok, Toba memilih dan memutuskan untuk membawa pulang dan memiaranya.

Danau Toba Berasal Dari
Danau Toba Berasal Dari Mana?

Rupanya ketakjuban Toba pada sisik ikan warna emas ini tidak berhenti sampai di situ. Sesudah diamankan (dipiara) ikan emas itu menjelma menjadi seorang wanita berparas cantik.

Toba pun jatuh hati karena kecantikan dari paras wanita itu sebut saja "putri". Bahkan juga Toba juga memilih untuk menikah dengannya walau si putri memberi syarat, yakni Toba harus janji rahasiakan asal usulnya pada siapa saja.

Tahun berganti dan ke-2 nya merajut jalinan rumah tangga yang serasi. Toba pun taat dengan tidak mengungkapkan tentang identitas istrinya yang berasal dari ikan.

Tetapi di suatu hari anak mereka, Samosir, disuruh ibunya (Putri) untuk mengantar makanan pada Toba (Ayahnya) di kebun. Sayang di tengah-tengah perjalanan Samosir berasa lapar dan makan perbekalan yang semestinya untuk Toba.

Setelah selesai makan (makanan untuk toba), Samosir meneruskan perjalanan menuju kebun dan memberikan pada ayahnya perbekalan yang telah kosong itu. Murka karena perlakuan Samosir, Toba spontan geram dan berteriak jika Samosir ialah anak ikan.

Langsung saja langit pada waktu itu menjadi gelap dan turunlah hujan yang benar-benar deras sepanjang hari. Karena hujan ini terciptalah sebuah danau besar yang sekarang kita mengenalnya dengan sebutan Danau Toba, dan pulau di tengah-tengah danau disebut Pulau Samosir.

Danau Toba Berasal Dari Mana Menurut Sains?

Ini pasti tidak dapat dilepaskan dari mengembangnya narasi terkait legenda di tempat yang memulai terciptanya Danau Toba.

Legenda di Danau Toba berdasar cerita warga di tempat jadi modal prospektif untuk datangkan turis. Cerita terciptanya Danau Toba tidak dapat dipisah dari cerita Toba dan ikan emas.

Menurut cerita warga, Danau Toba berawal dari pemuda namanya Toba seorang yatim piatu. Setiap harinya dia bekerja sebagai petani dan cari ikan di sungai yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Di suatu hari, saat memancing di sungai Toba memperoleh satu ekor ikan mas memiliki ukuran besar.

Tetapi karena sisik ikan ini kelihatan berkilau dan elok, Toba memilih untuk membawa pulang dan memiaranya.

Rupanya ketakjuban Toba pada sisik ikan warna emas ini tidak berhenti sampai di situ. Sesudah diamankan ikan emas itu menjelma jadi seorang wanita berparas cantik.

Toba juga jatuh hati menyaksikan kecantikan dari si paras wanita itu sebut saja "putri". Bahkan juga Toba juga memilih untuk menikah dengannya walau si putri memberi syarat, yakni Toba harus janji rahasiakan asal usulnya pada siapa saja.

Tahun berganti dan ke-2 nya merajut jalinan rumah tangga yang serasi. Toba pun tidak mengungkapkan tentang identitas istrinya.

Tetapi di suatu hari anak mereka, Samosir, disuruh ibunya untuk mengantar makanan pada Toba di kebun. Sayang di tengah-tengah perjalanan Samosir berasa lapar dan makan perbekalan yang semestinya untuk Toba.

Setelah mengonsumsinya (makanan untuk toba), Samosir meneruskan perjalanan dan sampaikan pada ayahnya perbekalan yang telah kosong itu. Murka karena perlakuan Samosir, Toba spontan geram besar dan berteriak jika Samosir ialah anak ikan.

Langsung langit juga gelap dan turunkan hujan benar-benar deras beberapa hari. Karena hujan ini ada sebuah danau besar yang sekarang kita mengenal dengan Danau Toba, dan pulau di tengah-tengah danau itu namanya Pulau Samosir.

Bila dilihat dari sisi geologis, terciptanya Danau Toba tidak lepas dari riwayat letusan super hebat yang mampu menciptakan danau kaldera ini. Ini diekspos oleh Van Bemmelen, geolog asal Belanda dalam bukunya The Geology of Indonesia (1939) yang mengutarakan hipotesisnya berkenaan proses terciptanya Danau Toba.

Asal Danau Toba Berasal Bemmelen

Bemmelen, sebelumnya gunung api purba ini beraktivitas vulkanik dan terjadi erupsi yang benar-benar hebat. Kombinasi di antara proses vulkanik dan tektonik pada letusan gunung api purba ini yang mengakibatkan amblasnya sisi tengah gunung, hingga membuat cengkungan memanjang ke barat laut sampai tenggara.

Letusan itu mengakibatkan terjungkitnya beberapa tanah dengan status miring ke barat daya yang membuat Pulau Samosir. Saat letusan hebat itu, Kaldera Toba tertutup batu-batuan beku yang selanjutnya mencair dan membuat danau.

Berdasar riset, Gunung Api Purba Toba dulunya sebagai gunung api supervolcano, yang bisa memuntahkan magma minimum 300 km3 saat meledak 74 ribu tahun kemarin.

Saat letusan berjalan minimal Gunung Api Purba Toba sudah memuntahkan kurang dari 2.800 km3 material vulkanik.

Parahnya lagi karena letusan hebat itu populasi manusia di bumi berkurang sampai 60% dan diikuti terusiknya mata rantai makanan.

Bahkan juga letusan gunung api purba ini disebut sempat membuat spesies Homo Sapiens hampir musnah. >Jangan lupa Baca Juga Kumpulan 👉 tempat wisata di medan

Berapa Luas Danau Toba?

Sekarang hasil letusan itu membuat sebuah danau cantik sebagai daya tarik rekreasi di Sumatera Utara dengan panjang 100 km dan lebar 30 km. Kedalaman Danau Toba sekitar pada 500 mtr. dengan ketinggian permukaan kurang lebih 900 mtr.

Sekian pembahasan atau berupa jawaban atas pertanyaan "Danau Toba Berasal Dari", Semoga uraian diatas dapat memberikan informasi terkait danau toba yang sedang anda cari saat ini. Terimakasih