Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pesona Wisata Pantai Mangrove Kampung Nipah Begini Potretnya

Pantai Mangrove Kampung Nipah - Merupakan tempat wisata terkenal yang memadukan pemandangan ekosistem mangrove dan rawa dalam satu lokasi pantai. Alhasil, perjalanan ke pantai semacam ini biasanya dibarengi dengan kegiatan wisata edukasi.

Sumatera Utara memiliki banyak pantai bakau. Di Medan dikenal dengan nama Sincanang, sedangkan di Bagan disebut dengan Rumah Mangrove Bagan Percut. Namun, di antara ratusan situs tersebut, kota Sei Nagalawan dapat diklaim sebagai perintis sekaligus pantai bakau pertama di pulau Sumatera.


Di sekitar area pantai terdapat barisan pohon bakau yang sengaja ditanam oleh penduduk setempat. Pengunjung pantai populer ini akan disuguhi pemandangan yang tak tertandingi. Suara deburan ombak yang menghantam tebing seakan merespon. Belum lagi laut dan langit yang luas, yang memberikan kesempatan menonton yang sangat baik untuk liburan Anda.

Pantai Mangrove Kampung Nipah

Pantai Mangrove Kampung Nipah tepatnya berada di Desa Sei Nagalawan, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sejak dahulu hingga sekarang, wisata bahari pesisir tetap dipertahankan statusnya sebagai wisata yang sangat diminati dan sering dikunjungi wisatawan.

Pesona Wisata Pantai Mangrove Kampung Nipah Begini Potretnya
Gambar: Pantai Mangrove Kampung Nipah

Untungnya, kita berada di Indonesia yang memiliki banyak pantai indah, tidak hanya di pulau Bali, tetapi juga di Sumatera Utara. Pantai Mangrove Kampung Nipah ini sangat ideal bagi individu yang mencari suasana pantai yang santai untuk menghilangkan stres dan kelelahan.

Sejarah Pantai Mangrove Kampung Nipah

Sebelumnya, menjadi nelayan di Kampung Nipah cukup berat. Hingga pada pertengahan tahun 1980-an, pada masa pemerintahan Soeharto, pantai di perbatasan Kabupaten Serdang Bedagai ditebang habis untuk budidaya Udang Windu di sepanjang Pantai Timur Sumatera Utara.

Hal ini mengakibatkan minimnya pohon bakau untuk menahan gelombang air laut, sehingga memungkinkan abrasi mencapai pemukiman nelayan. Panen udang dan kepiting menyusut sebagai akibat dari bencana mangrove karena hasil laut ini telah kehilangan tempat berkembang biak.

Semakin sedikit ombak dan pasang surut tanaman, semakin sedikit ikan yang ditangkap, dan sebaliknya. Pada tahun 2005, nelayan melakukan penanaman mangrove di pantai Desa Sei Nagalawan di Pantai Timur sendiri.

Nelayan bertekad untuk memperbaiki garis pantai yang hancur tanpa mengandalkan bantuan pemerintah. Sementara suami menanam mangrove, istri nelayan berinovasi dengan membuat jajanan tradisional.

Sejak tahun 2004 hingga 2009, masyarakat di Desa Sei Nagalawan bekerja secara mandiri untuk keluar dari kemiskinan dan keluar dari jebakan tengkulak karena dianiaya secara ekonomi dan sosial dengan suku bunga menyesakkan hingga 20-30%.

Menyikapi hal tersebut, para nelayan Desa Sei Nagalawan membentuk Koperasi Serbaguna (KSU) Muara Baimbai pada tahun 2012, dengan tujuan mengelola wisata edukasi dan mangrove bekerjasama dengan Kampung Nipah.

Wisata Pantai Mangrove di Kampung Nipah

Daya tarik pantai ini memang tidak bisa dipungkiri, karena merupakan objek wisata yang populer.

1. Hutan Mangrove Padat

Saat sampai di Pantai Mangrove, Anda akan disambut dengan pemandangan hutan mangrove yang mengelilingi pantai. Meski berada di tepi pantai, masyarakat Kampung Nipah kesulitan menjadi nelayan.

Pesona Wisata Pantai Mangrove Kampung Nipah Begini Potretnya
Pantai Mangrove Kampung Nipah

Hal ini dikarenakan upaya pemerintah untuk membangun tambak Udang Windu. Akibatnya, tidak ada lagi hutan yang tahan terhadap abrasi. Jadi, atas inisiatif penduduk, yang sedang mengalami masa sulit saat itu. Mangrove ditanam di seluruh Pantai Timur.

Alasannya, seiring berkembangnya budidaya perikanan dan hilangnya hutan bakau, hasil tangkapan nelayan menurun. Akibatnya, penduduk yang pandai menciptakan penghalang abrasi mereka sendiri.

Jadi, di pantai cantik ini, Anda akan disuguhi lebih dari sekadar pemandangan yang menakjubkan. Namun, ada kegiatan lain dengan komunitas dan belajar tentang tanaman bakau itu sendiri, yang dapat meningkatkan pengalaman Anda.

2. Pantai Mangrove Kampung Nipah Sebagai Wisata Edukasi

Pengunjung tidak hanya berwisata, tetapi juga mendapatkan informasi. Karena ini merupakan pantai pertama yang dikelola oleh masyarakat. Selain sebagai pencegah abrasi, mangrove memiliki beberapa keunggulan lain untuk pantai. Pengunjung juga diperbolehkan membudidayakan tanaman sendiri.

Mengingat pentingnya hutan bakau, ini tidak diragukan lagi merupakan proyek yang menarik. Anda bahkan dapat menyaksikan proses pembibitan komunitas beraksi. Warga Desa Nipah juga kreatif. Anda akan diajari cara mengubah bakau menjadi masakan lezat yang patut dicoba.

3. Pantai Mangrove Kampung Nipah Dikenal sebagai Pantai Romantis Pantai

Mangrove merupakan pantai yang indah karena keunikannya. Banyak tamu yang datang ke sini bersama pasangannya. Pada kenyataannya, banyak orang bepergian dengan keluarga dan teman-teman mereka.

Bagaimana tidak ketika udara begitu dingin dan pemandangan hutan mangrove yang rimbun? Mungkin saja keindahan pantai masih bisa dirasakan karena vegetasi mangrovenya.

Pengunjung biasanya berfoto di sisi jembatan yang menghubungkan pantai dengan hutan mangrove. Akibatnya, Anda akan sering menjumpai orang yang mencari gambar prewedding.

Alamat dan Arah Pantai Mangrove Kampung Nipah

Pantai indah ini bisa Anda temukan di Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Serdang, Sumatera Utara. Ada tiga rute yang dapat Anda ambil untuk sampai ke tujuan Anda. Khususnya jalur darat, udara, dan laut.

Jika anda melalui jalur darat menuju Pantai Mangrove, anda harus melewati terlebih dahulu melalui kota Medan. Perjalanan dari kota metropolitan ke pantai ini bisa memakan waktu hingga dua jam.

Kendaraan akan berangkat dari Medan menuju Simpang Pantai Kelang. Kecamatan Sei Buluh adalah tempat pantai ini berada. Setelah sampai di venue, tour akan dilanjutkan ke pantai. Anda harus menempuh jarak sekitar 8 kilometer dari Sei Buluh.

Bisa dikatakan bahwa akses darat ke pantai yang indah ini sudah memadai. Trekking aman karena kondisi jalan beraspal. Meski begitu, Anda tetap harus berhati-hati karena jalan tertentu perlu direstorasi.

Kita akan menempuh jalur darat menuju pantai pasir putih ini menyusuri laut. Jika Anda ingin naik perahu, Anda bisa memulai perjalanan di pelabuhan Belawan. Untuk menuju pantai yang dimaksud, Anda harus terus berkendara dari pelabuhan.

Dimulai dari Jl. R. Pelabuhan dan berakhir di Jl. Jalan Raya Belmera. Selain itu, mobil harus diangkut ke jalan tol Medan Kuala Namu. Ikuti Jalan Lintas Sumatera menuju Pantai Kelang, dan Anda akhirnya akan tiba di Pantai Mangrove.

Hal Menarik Pantai Mangrove Kampung Nipah

1. Menghargai Keindahan Laut dan Pantai

Menikmati keindahan laut yang luas serta garis pantai yang beragam merupakan salah satu kegiatan pantai yang tidak boleh Anda lewatkan. Wajar jika pantai ini menawarkan pemandangan alam yang indah, karena merupakan salah satu pantai yang terkenal romantis. Alhasil, Anda akan betah berlama-lama di lokasi yang satu ini.

2. Pasir untuk Bermain

Mengajak anak-anak berlibur ke Pantai Mangrove tentu tidak lepas dari bermain pasir. Apakah itu menciptakan bentuk yang unik atau karya lainnya. Anda bahkan dapat berjalan-jalan di sekitar pantai dan merasakan tekstur pasir yang halus. Garis pantai berkelok-kelok yang megah dan hamparan pantai pasir putih akan membuat Anda tidak ingin pergi.

3. Wisata Piknik dan Api Unggun 

pantai ini tersedia hingga pukul 22.00, jadi Anda bisa menyalakan api unggun saat matahari terbenam di cakrawala. Semakin banyak orang, semakin mendebarkan. Tentunya akan lebih menyenangkan jika Anda melakukan perjalanan secara rombongan.

Piknik dasar dengan api unggun tersedia di Pantai Mangrove. Saling bercerita sambil mengagumi keindahan yang menakjubkan di langit yang luas. Selain angin darat yang dingin, api unggun akan membawa kehangatan bagi tubuh.

4. Bermain Volly

Jika Anda mengunjungi objek wisata ini sepanjang hari, jangan lewatkan aktivitas yang satu ini. Ya, voli pantai adalah kegiatan yang menyenangkan untuk diikuti. Selain menyehatkan, Anda juga bisa berinteraksi dengan tamu lain.

5. Kuliner Pantai yang Lezat

Selain dua tempat wisata yang disebutkan di atas, Pantai Mangrove Kampung Nipah memiliki sejumlah wisata kuliner yang sangat direkomendasikan. Hidangan gastronomi yang tersebar di seluruh wilayah pantai ini telah menarik banyak orang. Dalam perjalanan ini, Anda juga dapat melakukan prosedur penggemukan.

Bahkan di antara makanan isi yang tersedia, Anda bisa memilih menu seafood yang masih segar. Mulai dari udang, kepiting, ikan bakar, dan lain sebagainya. Saat disandingkan dengan minuman kelapa segar, masakan ini akan terasa lebih enak. Wisata kuliner sambil mengagumi pemandangan dari pantai sangat menarik.

Anda juga dapat membeli makanan yang dimasak oleh penduduk setempat dari hutan bakau sebagai kenang-kenangan. Dimulai dengan makanan pembuka seperti keripik nipah dan berlanjut ke makanan ringan basah seperti sirup dan dodol. Warga juga menjual teh Jeruju, yang populer di kalangan peminum teh.

 Fasilitas Pantai Mangrove Kampung Nipah Menyediakan

Selain keindahan alam dan daya pikat lokasi wisata. Alhasil, harus ditopang dengan totalitas infrastruktur yang ada saat ini. Kampung Nipah menawarkan banyak fasilitas di Pantai Mangrove, antara lain:

1. Tempat Parkir

Bagi Anda yang membawa kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Anda tidak perlu lagi khawatir akan pencurian atau kehilangan barang berharga tersebut. Karena wisata pantai sudah memiliki tempat parkir sendiri. Selain itu, ruang besar dapat menangani sejumlah besar mobil tamu. Meskipun demikian, ada tingkat patokan.

2. Gazebo

Puas dengan jalan-jalan saya di sepanjang pantai, serta hobi saya yang lain seperti berenang dan jalan-jalan. Gazebo dapat diakses untuk beristirahat di area pantai pasangan putih. Jadi, di gazebo, Anda bisa melepas lelah sambil mengagumi keindahan Pantai Mangrove dan rimbunnya vegetasi mangrove. Ada juga toilet umum dan kios makanan di sepanjang pantai.

3. Toilet Umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah dipasang sehingga Anda tidak perlu lagi mencari toilet di luar area pantai.

4. Warung Makan atau Tempat Makan

Bermain di pantai selama berjam-jam pasti akan membuat Anda lapar. Tidak perlu bingung jika Anda kekurangan waktu atau lalai menyiapkan materi. Di sekitar pantai, terdapat kios-kios yang dikelola oleh penduduk setempat yang menyajikan berbagai hidangan laut yang lezat dengan harga terjangkau.

Penginapan Termurah Dekat Pantai Mangrove Kampung Nipah

1. Grand Family Hotel 

Grand Family adalah yang pertama dari tiga motel terdekat di sekitar lokasi pantai. Lokasi ini menawarkan biaya sewa malam yang wajar. Jarak dari Pantai Mangrove ke Grand Family Hotel sekitar 6,68 kilometer. Karena letaknya yang sangat dekat, penginapan ini biasanya menjadi tempat favorit untuk menginap.

2. Graha Soeltan Hotel

Selain Grand Family Hotel, ada juga Hotel Graha Soeltan yang memiliki tarif per malam di bawah Rp 200.000. Kira-kira 13 kilometer dari tempat pantai yang populer ini ke Graha Soeltan Hotel.

3. Trans Bandara Residence

Hotel berjarak 18,79 kilometer dari Trans Bandara Residence. Penginapan ini sangat ideal bagi para pelancong karena menyediakan berbagai macam fasilitas. Anda dapat tinggal di sini dan menikmati akomodasi yang bagus, WiFi gratis, AC, dan fasilitas lainnya. Biaya penggunaan fasilitas hotel setiap malam juga dipengaruhi oleh jenis akomodasi yang Anda pilih. -Baca Juga Kumpulan 👉 tempat wisata di medan

Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Mangrove Kampung Nipah

Tempat wisata ini buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 22 malam. Biaya masuknya hanya Rp. 10.000 per orang.